JAKARTA, SENIN - United Nations-World Food Programme melanjukan kerjasamanya dengan pemerintah Indonesia untuk mengatasi malnutrisi. UN-WFP memberi bantuan dalam bentuk grand sebesar 98 juta dollar AS.
"Bantuan akan berupa komoditas pangan senilai 56 juta dollar AS dan biaya operasional 42 juta dollar AS," kata Representative and Country Director WFP Indonesia Angela Van Rynbach di Jakarta, Senin (24/3).
Nota kesepahaman perpanjangan kerjasama Operasi Pertolongan dan Pemulihan (PRRO 10069.2) ditandatangani oleh Rynbach dan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie kemarin. Kerjasama ini akan berlangsung hingga Desember 2010 dan akan difokuskan untuk mengatasi malnutrisi di provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.
Menko Kesra Aburizal Bakrie mengatakan, penerima manfaat dari kegiatan ini akan mencapai 845.000 orang. Komoditas pangan yang akan disalurkan meliputi beras 58.432 ton, minyak goreng 2.484 ton, biskuit 15.524 ton, mie 6.764 ton dan gandum 42.137 ton.
"Dengan naiknya harga kebutuhan pokok, kami usahakan agar jumlah tonase tidak berkurang. Kami akan mencari donatur lain atau pemerintah akan memberikan bantuan tambahan agar jumlah tonase tidak berkurang," kata Menko Kesra Aburizal Bakrie.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang